
Profil Ozzy Osbourne, Vokalis Legendaris Black Sabbath yang Meninggal Dunia
Ozzy Osbourne, vokalis legendaris dari band Black Sabbath, meninggal dunia pada usia 76 tahun. Berita duka ini disampaikan oleh keluarganya dan mengguncang dunia musik. Ia dikenal sebagai pendiri aliran musik heavy metal dan salah satu tokoh paling berpengaruh dalam sejarah rock.
Keluarga Ozzy Osbourne menyampaikan pernyataan resmi mengenai kematian sang musisi. Dalam pernyataannya, mereka menyebutkan bahwa Ozzy meninggal di pagi hari dengan didampingi keluarganya. Mereka juga meminta semua orang untuk menghormati privasi keluarga saat masa berkabung ini.
Sampai saat ini, penyebab kematian Ozzy belum diketahui secara pasti. Namun, kabar ini muncul beberapa minggu setelah ia tampil bersama Black Sabbath di kota asalnya, Birmingham, Inggris. Konser tersebut bertajuk Back to the Beginning dan menjadi pertunjukan pertama Black Sabbath dalam dua dekade. Bahkan, konser ini disebut-sebut sebagai "pertunjukan terakhir" Ozzy sebelum akhir hayatnya.
Kehidupan Awal yang Penuh Tantangan
Sebelum menjadi ikon musik, Ozzy Osbourne memiliki masa kecil yang tidak mudah. Ia lahir pada 3 Desember 1948 di Birmingham, Inggris, dan merupakan putra dari seorang pembuat alat dan pekerja pabrik. Sejak kecil, ia mengalami disleksia, gangguan belajar yang membuatnya kesulitan dalam membaca, menulis, atau mengeja. Hal ini membuatnya tertinggal dari teman-temannya dalam hal pendidikan.
Pada usia 15 tahun, Ozzy harus meninggalkan sekolah dan mencari nafkah sendiri. Sebelum menjadi musisi, ia pernah bekerja sebagai tukang ledeng, tukang jagal, hingga tukang bangunan. Pengalaman itu membentuk karakternya dan memberinya wawasan tentang kehidupan nyata.
Selain itu, ia juga pernah melakukan aksi kriminal saat remaja. Ozzy pernah mencuri TV dan harus mendekam di penjara selama enam minggu karena ayahnya tidak mau membayar dendanya. Selama di penjara, ia membuat beberapa tato menggunakan jarum jahit dan semir parut, termasuk gambar wajah bahagia di lututnya.
Karier Musik yang Mengubah Dunia
Karier musik Ozzy dimulai pada tahun 1967 ketika ia bergabung dengan band Rare Breed. Sayangnya, grup ini bubar setelah beberapa waktu. Ia kemudian bergabung dengan band Polka Tune Blues dan bermain bersama rekan-rekan dari band lamanya, Sabat Geezer Butler.
Pada akhirnya, ia mengajak gitaris Tony Iommi dan drummer Bill Ward untuk membentuk sebuah grup baru. Awalnya, band ini bernama Earth, namun kemudian berganti nama menjadi Black Sabbath karena nama Earth sudah digunakan oleh grup lain.
Black Sabbath menjadi sangat populer pada tahun 1970-an, dan Ozzy mendapatkan julukan "Prince of Darkness" karena gaya musiknya yang unik dan eksperimental. Namun, kesuksesan ini juga diiringi masalah pribadi, seperti ketergantungan alkohol dan obat-obatan. Akibatnya, ia dikeluarkan dari Black Sabbath pada tahun 1979.
Setelah itu, Ozzy memilih untuk menjalani karier solo. Dengan 13 album studionya, namanya semakin melejit. Bahkan, tujuh dari album tersebut menerima sertifikat multi-platinum di AS, membuktikan pengaruh besar yang ia tinggalkan dalam dunia musik.