Profil Ozzy Osbourne, Sang Bapak Metal yang Meninggal di Usia 76 Tahun

Profil Ozzy Osbourne, Sang Bapak Metal yang Meninggal di Usia 76 Tahun

Featured Image

Perjalanan Ozzy Osbourne, Sang Pangeran Kegelapan

Ozzy Osbourne, vokalis legendaris dari band Black Sabbath, meninggal dunia pada Selasa (22/7) di usia 76 tahun. Ia dikenang sebagai salah satu tokoh paling berpengaruh dalam sejarah musik rock n' roll. Kepergiannya disaksikan oleh keluarga yang sangat mencintainya, memberi kesan bahwa ia pergi dengan damai dan tenang.

Selama bertahun-tahun, Ozzy Osbourne telah membawa warna-warna unik dalam industri musik. Meskipun sering kali terlibat dalam kontroversi, penggemarnya tetap menghargai keberaniannya dan bakatnya yang luar biasa. Dari kiprahnya sebagai vokalis hingga menjadi ikon musik, Ozzy selalu meninggalkan jejak yang tak terlupakan.

Latar Belakang Ozzy Osbourne

John Michael Osbourne lahir di Marston Green, Warwickshire, Inggris, pada 3 Desember 1948. Ia berasal dari keluarga sederhana, dengan ibunya bekerja sebagai buruh pabrik dan ayahnya sebagai tukang perkakas. Ozzy dibesarkan bersama lima saudara kandungnya di sebuah rumah kecil dengan dua kamar tidur di Aston.

Semasa kecil, Ozzy mengalami perundungan berulang dari teman-temannya saat pulang sekolah. Sebelum menjadi musisi, ia pernah bekerja sebagai penyetel klakson di pabrik mobil. Ia juga pernah dipenjara setelah ayahnya menolak membayar denda akibat dia dinyatakan bersalah atas tindakan perampokan toko pakaian.

Selama puluhan tahun, Ozzy menjalani kehidupan yang penuh tantangan, termasuk pernah terjebak dalam penyalahgunaan narkoba dan alkohol. Salah satu aksi yang melegenda adalah ketika ia menggigit kepala kelelawar hingga putus saat konser di Des Moines, Iowa. Meski begitu, perjalanan hidupnya mulai berubah setelah ia mengalami masalah kesehatan dan memutuskan untuk bertobat.

Pada tahun 2003, Ozzy mengalami cedera leher akibat kecelakaan bersepeda. Beberapa tahun kemudian, pada 2019, ia didiagnosis menderita penyakit Parkinson. Meski begitu, ia tetap aktif dalam dunia musik hingga akhir hayatnya.

Karier Musik Ozzy Osbourne

Karier musik Ozzy dimulai pada tahun 1967 ketika ia direkrut sebagai vokalis utama untuk band Rare Breed. Namun, band tersebut cepat bubar setelah hanya tampil dua kali. Setelah itu, Ozzy bersama Geezer Butler, Tony Iommi, dan Bill Ward membentuk band Earth, yang kemudian berganti nama menjadi Black Sabbath.

Black Sabbath segera mendapatkan perhatian setelah merilis album debut mereka yang berjudul Black Sabbath pada 1970. Meskipun mendapat ulasan negatif dari para kritikus, album ini berhasil masuk jajaran 10 besar album top di Inggris. Album ini kini dianggap sebagai salah satu album metal paling berpengaruh sepanjang masa.

Tahun yang sama, Black Sabbath merilis album kedua mereka yang berjudul Paranoid, yang menjadi album terkelam mereka dengan lagu-lagu seperti Iron Man dan War Pigs. Tahun berikutnya, mereka meluncurkan album ketiga bernama Master of Reality pada 1971, dilanjutkan dengan Sabbath Bloody Sabbath pada 1973.

Pada 1979, Ozzy meninggalkan Black Sabbath setelah dipecat karena kebiasaan minum dan konsumsi obat-obatan terlarang. Ia pun memulai karier solo dan sempat membintangi reality show berjudul The Osbournes bersama istri dan anak-anaknya yang ditayangkan di MTV pada era 2000-an.

Konser Akhir dan Warisan

Pada 5 Juli 2025, Ozzy Osbourne bersama Black Sabbath mengadakan konser final sebagai tanda perpisahan dari panggung musik. Konser ini dihadiri oleh banyak band yang terinspirasi oleh Black Sabbath dan dianggap sebagai acara yang sukses besar. Ozzy meninggal 17 hari setelah konser tersebut berakhir, meninggalkan warisan yang tak tergantikan dalam sejarah musik dunia.

Post a Comment

Previous Post Next Post